
MINAHASA — Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., memperkuat orkestrasi pembangunan sumber daya manusia melalui pengawalan langsung terhadap progres pembangunan dan proses pendidikan SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan di Kecamatan Langowan Barat, Selasa (6/10/2026).
Kunjungan Gubernur Yulius menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak ditempatkan semata sebagai pembangunan infrastruktur, tetapi sebagai bagian dari arsitektur investasi manusia yang menentukan kualitas generasi masa depan Sulawesi Utara.

Turun langsung ke lokasi, Yulius meninjau perkembangan fasilitas sekolah sekaligus melihat aktivitas pembelajaran para siswa yang telah mulai berjalan. Langkah tersebut memperlihatkan pendekatan pemerintahan berbasis kehadiran, pengawasan dan pengendalian lapangan, sehingga pembangunan tidak berhenti pada bangunan fisik, tetapi diarahkan pada tumbuhnya ekosistem pendidikan yang mampu membentuk karakter, disiplin, kompetensi, kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
Kehadiran Wakil Bupati Vanda Sarundajang dalam mendampingi agenda Gubernur sekaligus memperkuat simpul koordinasi Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa. Bagi Vanda, kunjungan tersebut mencerminkan perhatian Pemerintah Provinsi terhadap perkembangan SMA Taruna Nusantara sekaligus pentingnya pengawalan lintas pemerintahan terhadap institusi pendidikan strategis di Minahasa.
“Bapak Gubernur ingin memastikan secara langsung bagaimana progres pembangunan Sekolah Taruna Nusantara, baik dari sisi pembangunan fasilitas maupun perkembangan para siswa yang sudah mulai mengikuti proses pembelajaran,” ujar Vanda.

Menurut Vanda, keberadaan SMA Taruna Nusantara di Langowan memiliki arti strategis dalam membangun fondasi sumber daya manusia. Pendidikan yang mengintegrasikan aspek akademik, karakter, disiplin, kepemimpinan dan semangat kebangsaan diharapkan menjadi bagian dari investasi jangka panjang bagi generasi muda Sulawesi Utara.
Agenda tersebut turut dihadiri unsur pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Minahasa, TNI-Polri, jajaran pendidikan serta para camat se-Langowan Raya. Kehadiran lintas sektor itu memperlihatkan terbentuknya orkestrasi kewilayahan untuk menopang keberlangsungan program pendidikan strategis.
Dalam perspektif pembangunan daerah, SMA Taruna Nusantara bukan sekadar bangunan sekolah. Kehadirannya membawa konsekuensi lebih luas sebagai simpul investasi SDM sekaligus penggerak kawasan, dengan Langowan berpotensi semakin menguat sebagai salah satu titik strategis pendidikan di Sulawesi Utara.
Menariknya, rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan ziarah Gubernur Yulius bersama Wakil Bupati Vanda ke makam keluarga Presiden Republik Indonesia di Pekuburan Desa Tounelet, Kecamatan Langowan Barat.

Dua agenda tersebut menghadirkan simbol pembangunan yang kuat: pendidikan menatap masa depan, sementara sejarah menjaga akar kebangsaan.
Dari ruang pendidikan hingga ruang sejarah, kehadiran Yulius dan Vanda memperlihatkan satu garis kebijakan: pembangunan harus memiliki arah, pengawasan harus hadir di lapangan, dan investasi hari ini harus bermuara pada kualitas manusia yang akan menentukan wajah Sulawesi Utara di masa depan.
Dengan demikian, pengawalan SMA Taruna Nusantara di Langowan menjadi bagian dari arsitektur pembangunan manusia Sulut—sebuah agenda yang tidak hanya membangun fasilitas, tetapi menyiapkan generasi yang memiliki karakter, kompetensi, disiplin, kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
#Lee_Us
====***====





