Ricky Laloan Nahkodai Akselerasi Digital, Diskominfo Minahasa Jadikan Digitalisasi sebagai Panglima Penggerak SDM

MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan arah kebijakan strategisnya dalam mempercepat transformasi digital birokrasi melalui penguatan kualitas sumber daya manusia aparatur.

Langkah progresif ini tercermin dalam pelaksanaan Sosialisasi dan Asistensi Program Micro Skill serta Graduate Talent Academy (GTA) dengan metode SPL yang digelar di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini merupakan inisiatif strategis yang diorkestrasi oleh Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Manado sebagai bagian dari agenda nasional dalam membangun arsitektur SDM digital yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi, khususnya di lingkup pemerintahan daerah.

Peserta kegiatan berasal dari perutusan ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa bersama ASN Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa.

Keterlibatan lintas perangkat daerah ini menjadi indikator kuat konsolidasi birokrasi dalam membangun fondasi kompetensi digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Turut hadir Kepala BLSDM Komdigi, Arsyad, yang memberikan penguatan arah kebijakan dan substansi program, sekaligus menegaskan urgensi percepatan peningkatan kapasitas ASN di tengah disrupsi teknologi yang semakin dinamis.

Dalam sesi pemaparan, program Micro Skill diposisikan sebagai instrumen taktis dalam mempercepat peningkatan keterampilan praktis ASN.

Program ini dirancang berbasis kebutuhan riil, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada peningkatan kinerja pelayanan publik yang responsif dan presisi.

Sementara itu, program Graduate Talent Academy (GTA) dengan pendekatan metode SPL dihadirkan sebagai pilar strategis pengembangan kompetensi teknis dan profesional ASN.

Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu, tetapi juga membangun ekosistem talenta digital pemerintahan yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan globalisasi birokrasi digital.

Kegiatan ini juga diperkuat dengan sesi asistensi intensif yang memberikan pendampingan komprehensif kepada peserta, mulai dari mekanisme pendaftaran, pemahaman struktur kurikulum, hingga pemetaan peluang pengembangan karier berbasis kompetensi digital.

Pendekatan ini menegaskan bahwa transformasi tidak berhenti pada sosialisasi, melainkan berlanjut pada implementasi nyata dan terukur.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Ricky Laloan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar penguatan kapasitas ASN sebagai tulang punggung reformasi birokrasi digital.

“Program Micro Skill dan GTA adalah akselerator strategis dalam membentuk ASN yang unggul di bidang digital. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun kualitas pelayanan publik yang modern, efektif, dan berbasis teknologi,” tegasnya dengan nada optimistis.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa jajaran Diskominfo Minahasa harus tampil sebagai motor penggerak transformasi digital di daerah, melalui partisipasi aktif dalam setiap program pengembangan kapasitas yang diinisiasi pemerintah pusat maupun lembaga terkait.

Hal ini, menurutnya, merupakan bagian integral dari orkestrasi reformasi birokrasi yang sistemik dan berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa semakin mempertegas posisi strategisnya sebagai entitas pemerintahan yang adaptif dan visioner dalam membangun ekosistem digital.

Di bawah komando kepemimpinan Kadis Kominfo Minahasa Ricky H. R. Laloan SH, penguatan SDM tidak hanya menjadi agenda administratif, melainkan menjadi gerakan transformasional menuju pelayanan publik yang inovatif, efektif, dan berdaya saing global.

#Lee_Us

 

====***====

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *