Prestasi Tak Dibiarkan Berlalu, RD–VASUNG Ubah Kemenangan Jadi Investasi Daerah

Tondano — Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah komando Robby Dondokambey (RD) dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang (VaSung) menegaskan paradigma kepemimpinan yang berorientasi pada penghargaan kinerja dan legitimasi prestasi sebagai bagian dari arsitektur pembangunan daerah. (2/5/26)

Dalam momentum strategis Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar di Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano, pemerintah secara resmi menyalurkan bonus kepada para atlet dan pelatih berprestasi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi XII Sulawesi Utara 2025.

Langkah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan manifestasi kehadiran negara dalam membangun ekosistem penghargaan berbasis capaian (performance-based recognition), sekaligus memperkuat moralitas kompetitif dan daya saing olahraga daerah.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa kebijakan pemberian bonus merupakan bagian integral dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

“Prestasi adalah kapital sosial daerah. Pemerintah memastikan setiap dedikasi, disiplin, dan pengorbanan atlet diterjemahkan menjadi penghargaan yang terukur dan bermartabat,” tegasnya, menandai komitmen kepemimpinan yang berpihak pada hasil nyata.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Agustivo Tumundo, menjelaskan bahwa seluruh penerima bonus merupakan representasi kekuatan daerah yang bertarung membawa panji Minahasa pada PORPROV XII di Manado pada November 2025.

Dalam kontestasi tersebut, Minahasa berhasil menorehkan capaian strategis sebagai Juara Umum II, dengan total 174 medali — terdiri dari 59 emas, 46 perak, dan 69 perunggu — sebuah indikator kuat atas konsolidasi pembinaan olahraga yang sistematis dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Tumundo memaparkan skema insentif yang telah dikunci dalam kerangka kebijakan fiskal daerah:

Medali emas: Rp20.000.000
Medali perak: Rp15.000.000
Medali perunggu: Rp10.000.000
Pelatih: Rp3.000.000 per orang, disertai bonus tambahan berbasis capaian atlet binaan.

Seluruh alokasi anggaran telah ditetapkan dalam APBD Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2026 dan akan disalurkan melalui mekanisme transfer langsung ke rekening penerima, sebagai bentuk implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan modern.

Didampingi Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga Theodorus Lumi, pihak Dispora mengimbau seluruh penerima untuk segera menuntaskan administrasi guna mempercepat realisasi pencairan, memastikan tidak adanya bottleneck dalam distribusi hak atlet dan pelatih.

Momentum ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Minahasa yang juga Ketua KONI, Robby Longkutoy, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, jajaran Forkopimda, serta para pejabat strategis Pemkab Minahasa.

Secara makro, kebijakan ini mempertegas arah transformasi Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan progresif — tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada investasi sumber daya manusia sebagai pilar utama daya saing daerah.

Dengan pendekatan ini, kepemimpinan RD–VASUNG tidak hanya mengonsolidasikan prestasi, tetapi juga meneguhkan Minahasa sebagai episentrum baru pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Sulawesi Utara.

#Lee_Us 

 

====***====

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *