Kepemimpinan Visioner Bergerak, Vanda Sarundajang Amankan Dukungan Pusat untuk Revitalisasi Stadion Maesa

MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan komitmen strategisnya dalam memperkuat fondasi pembangunan sektor olahraga melalui pendekatan diplomasi kelembagaan yang terukur, progresif, dan berorientasi hasil.

Di bawah orkestrasi kepemimpinan Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, langkah konkret ditempuh melalui kunjungan kerja resmi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di kawasan Senayan, Rabu (29/4/2026), guna mengunci dukungan pusat terhadap percepatan renovasi Stadion Maesa Tondano sebagai infrastruktur strategis daerah.

Agenda strategis tersebut turut diperkuat dengan kehadiran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Minahasa, Agustivo Tumundo, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Rouldy Mewoh, yang secara sinergis mengawal substansi teknokratis pengajuan program.

Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Yayat Suyatna, bersama Asisten Deputi Bidang Olahraga Masyarakat, Ahmad Arsani, dalam forum koordinasi tingkat tinggi yang menandai penguatan konektivitas pusat-daerah.

Dalam forum tersebut, Wabup Sarundajang secara resmi menyampaikan proposal komprehensif renovasi Stadion Maesa Tondano sebagai bagian integral dari agenda prioritas pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa penguatan infrastruktur olahraga bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan instrumen strategis dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan sekaligus mengakselerasi transformasi budaya olahraga masyarakat.

“Peningkatan sarana dan prasarana olahraga adalah investasi strategis jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Kabupaten Minahasa membutuhkan dukungan konkret Pemerintah Pusat untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif, adaptif, dan berstandar nasional,” tegas Sarundajang dengan nada kepemimpinan yang visioner.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Stadion Maesa Tondano yang dibangun pada tahun 1990 dan diresmikan oleh Tri Sutrisno pada 8 September 1994, saat ini telah memasuki fase kritikal yang membutuhkan revitalisasi menyeluruh.

Secara faktual, kondisi eksisting stadion dinilai tidak lagi mampu menjawab tuntutan pembinaan atlet modern maupun kebutuhan penyelenggaraan event olahraga yang kompetitif dan berstandar.

Dengan rekam jejak sebagai anggota DPR RI selama tiga periode, Sarundajang menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang matang dalam mengelola agenda lintas sektor.

Ia memastikan bahwa seluruh persyaratan administratif dan teknis akan dipenuhi secara presisi, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mengakselerasi realisasi program tersebut.

“Seluruh dokumen pendukung akan segera kami lengkapi secara komprehensif sebagai bentuk komitmen daerah. Kami optimistis proses ini dapat segera bergerak menuju tahap implementasi,” ujarnya menegaskan.

Menutup rangkaian penyampaiannya, Wabup Sarundajang menggalang dukungan kolektif masyarakat sebagai energi sosial dalam mendorong keberhasilan agenda strategis tersebut.

“Mohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar langkah strategis ini dapat segera terealisasi demi kemajuan olahraga Minahasa,” pungkasnya.

Langkah progresif ini merepresentasikan penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam kerangka besar pembangunan olahraga nasional yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Sekaligus menegaskan posisi Pemerintah Kabupaten Minahasa sebagai aktor proaktif dalam mengorkestrasi kebijakan publik yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi daerah di kancah nasional maupun internasional.

#Lee_Us

 

====***====

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *