
MINAHASA – Kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menunjukkan keberpihakan nyata terhadap kualitas pelayanan publik. Bukan sekadar menerima laporan dari balik meja birokrasi, Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP. turun langsung ke lapangan untuk memastikan denyut pelayanan kesehatan masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.
Kamis (27/8/2026), Bupati Robby meninjau langsung RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano yang kini berlokasi di Kelurahan Tonsaru/Peleloan, Kecamatan Tondano Selatan. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan dan evaluasi Pemerintah Kabupaten Minahasa terhadap kualitas pelayanan sekaligus kesiapan berbagai fasilitas penunjang rumah sakit.
Langkah Bupati turun langsung ke lingkungan rumah sakit bukan sekadar agenda kunjungan kerja. Di balik peninjauan tersebut tersirat pesan kuat mengenai arah pemerintahan: pelayanan publik harus dikawal dari lapangan, kebutuhan masyarakat harus dibaca dari realitas, dan setiap fasilitas pemerintah harus bermuara pada kepentingan rakyat.

Bupati Robby melihat secara langsung sejumlah fasilitas rumah sakit serta aktivitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Ia juga mencermati kondisi lingkungan dan berbagai aspek pendukung yang berpengaruh terhadap kenyamanan pasien maupun keluarga pasien.
Kehadiran kepala daerah secara langsung menjadi bagian dari mekanisme evaluasi untuk memastikan fasilitas yang tersedia tidak hanya berdiri sebagai infrastruktur, tetapi benar-benar berfungsi sebagai instrumen pelayanan publik yang memberikan manfaat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Robby didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Minahasa. Kehadiran dua perangkat daerah tersebut memperlihatkan bahwa penguatan pelayanan rumah sakit membutuhkan orkestrasi lintas sektor, bukan pekerjaan satu institusi semata.
Sinergi tersebut penting untuk memastikan berbagai kebutuhan pendukung rumah sakit dapat ditangani secara terpadu sesuai tugas dan kewenangan masing-masing perangkat daerah. Dengan demikian, pelayanan kesehatan tidak berjalan sendiri, tetapi ditopang oleh ekosistem pemerintahan yang saling menguatkan.
Bupati Robby menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian fundamental dari tanggung jawab pemerintah daerah kepada masyarakat.
Rumah sakit pemerintah, menurut semangat kebijakan tersebut, tidak cukup hanya memiliki gedung dan fasilitas. Lebih jauh, rumah sakit harus mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, aman dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebab, bagi masyarakat yang datang ke rumah sakit, pelayanan kesehatan bukan sekadar urusan administratif. Di ruang-ruang pelayanan itulah masyarakat berhadapan langsung dengan wajah pemerintah.
Karena itu, kualitas pelayanan harus menjadi prioritas. Fasilitas yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal, lingkungan rumah sakit harus terjaga, sementara seluruh jajaran dituntut memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik.
Peninjauan Bupati juga menjadi ruang untuk melihat secara objektif kondisi riil di lapangan. Berbagai kebutuhan maupun aspek yang masih memerlukan pembenahan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pemerintah daerah.
“Rumah sakit pemerintah harus hadir dengan pelayanan yang profesional, cepat, ramah dan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” menjadi penegasan arah pelayanan yang hendak diperkuat Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Kepemimpinan Bupati Robby dalam konteks ini menempatkan pengawasan bukan sebagai aktivitas administratif semata, melainkan sebagai instrumen untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Turun melihat kondisi lapangan berarti membuka ruang bagi pemerintah untuk menemukan persoalan secara langsung, mengukur kebutuhan secara faktual dan menentukan langkah pembenahan secara lebih tepat.
Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat prinsip bahwa pembangunan fasilitas kesehatan harus berjalan beriringan dengan pembangunan kualitas pelayanan.
Bupati menekankan pentingnya menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, bersih dan nyaman. Ketiga aspek tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari standar pelayanan yang dapat membangun rasa percaya masyarakat.

Lingkungan yang tertata dan pelayanan yang profesional diharapkan mampu memberikan ketenangan kepada pasien serta keluarga pasien selama menjalani proses pelayanan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Minahasa menempatkan RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano sebagai salah satu bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
Karena itu, keberadaan rumah sakit tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan medis, tetapi juga menjadi salah satu simbol kehadiran pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Di titik inilah konsistensi kepemimpinan menjadi penting. Penguatan fasilitas harus berjalan seiring dengan pembenahan tata kelola, peningkatan kualitas pelayanan, pengawasan berkelanjutan dan koordinasi lintas perangkat daerah.
Bupati Robby juga mendorong agar seluruh jajaran memiliki perspektif yang sama bahwa pelayanan kesehatan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Setiap tugas, setiap fasilitas dan setiap proses pelayanan harus memiliki orientasi yang jelas: memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Minahasa.
Koordinasi antarperangkat daerah pun terus diperkuat agar kebutuhan penunjang operasional rumah sakit dapat ditangani secara terintegrasi. Pemerintah daerah tidak menghendaki adanya sekat sektoral yang justru dapat menghambat kualitas pelayanan.
Sebaliknya, seluruh unsur pemerintahan diarahkan menjadi bagian dari satu mata rantai pelayanan publik yang efektif.
Peninjauan langsung Bupati Robby ke RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano sekaligus memperlihatkan corak kepemimpinan yang menempatkan kehadiran, pengawasan dan tindakan nyata sebagai satu kesatuan.
Pemerintah tidak berhenti pada laporan tertulis maupun evaluasi administratif. Kondisi lapangan menjadi salah satu rujukan penting dalam menentukan apa yang perlu dipertahankan, diperbaiki dan diperkuat.

Dalam perspektif pemerintahan, pola tersebut mencerminkan upaya membangun rantai kendali pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kebijakan tidak berhenti di meja birokrasi, tetapi dikawal hingga menyentuh ruang pelayanan.
Bagi masyarakat, kehadiran kepala daerah di tengah aktivitas pelayanan memberikan pesan bahwa kualitas layanan kesehatan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Pemkab Minahasa berkomitmen agar RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano terus berkembang sebagai pilar pelayanan kesehatan sekaligus etalase pelayanan publik daerah.
Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, penguatan fasilitas, peningkatan koordinasi dan konsistensi seluruh jajaran, pemerintah daerah berharap pelayanan rumah sakit semakin optimal.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah rumah sakit pemerintah bukan hanya terletak pada megahnya fasilitas yang dimiliki, tetapi pada seberapa besar rasa aman, nyaman, kepastian dan kemanusiaan yang dirasakan masyarakat ketika menerima pelayanan.
Dan melalui langkah turun langsung ke lapangan, Bupati Robby Dondokambey kembali menegaskan garis kepemimpinannya: pemerintahan harus hadir bukan hanya untuk melihat pembangunan berdiri, tetapi memastikan pembangunan benar-benar bekerja untuk rakyat.
#Lee_Us
====***====




