MINAHASA — Dinamika politik desa menjelang Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak tahun 2026 di Kabupaten Minahasa mulai menghangat. Di tengah arus demokrasi desa yang terus bergerak, nama Arnold Ponamon kembali menjadi perhatian masyarakat Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, setelah resmi menyatakan diri maju kembali dalam kontestasi pemilihan kepala desa tahun 2026.
Arnold Ponamon sebelumnya tercatat pernah terpilih sebagai Hukum Tua Desa Tampusu periode 2017–2022. Setelah masa jabatan definitif berakhir, dirinya kembali dipercaya menjalankan roda pemerintahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Hukum Tua sejak tahun 2022 hingga 2026.
Keputusan Arnold Ponamon untuk kembali mendaftarkan diri pada Pilhut 2026 disebut sebagai bentuk komitmen melanjutkan harapan masyarakat serta menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik di Desa Tampusu.
Di tengah dinamika tahapan Pilhut serentak yang mulai memasuki fase konsolidasi politik lokal, sosok Arnold Ponamon dinilai tetap mampu menjaga stabilitas sosial dan keamanan desa. Pendekatan kepemimpinan yang humanis, tenang, dan persuasif menjadi ciri yang melekat dalam perjalanan kepemimpinannya selama memimpin Desa Tampusu.
Sejumlah warga menilai, kepemimpinan Arnold Ponamon selama ini lebih mengedepankan semangat kebersamaan dan pelayanan kepada masyarakat dibandingkan pola kepemimpinan yang bersifat konfrontatif. Hal tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga harmonisasi sosial di tengah dinamika masyarakat desa yang semakin kompleks menjelang momentum politik.
Selain dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, Arnold Ponamon juga disebut memiliki karakter pengasih, panjang sabar, dan merangkul seluruh elemen tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan kelompok tertentu.
Karakter tersebut dianggap menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana pemerintahan desa yang lebih teduh dan komunikatif.
Sebagai salah satu desa yang masuk dalam agenda Pilhut serentak Kabupaten Minahasa, Desa Tampusu saat ini menjadi bagian dari perhatian dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, serta unsur keamanan terus diperkuat guna mengantisipasi potensi gesekan sosial selama tahapan Pilhut berlangsung.
Arnold Ponamon sendiri terus mendorong terciptanya suasana demokrasi yang damai dan bermartabat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat serta mengedepankan etika demokrasi dalam setiap tahapan politik desa.
Dalam perspektif pembangunan desa, stabilitas keamanan dan persatuan warga dinilai menjadi pilar utama untuk menjaga kesinambungan program pemerintahan serta pelayanan publik kepada masyarakat.
Karena itu, banyak warga berharap kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan seperti yang ditunjukkan Arnold Ponamon dapat terus dilanjutkan pada periode berikutnya.
Dengan karakter kepemimpinan yang sabar, merangkul, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Arnold Ponamon dinilai mampu menghadirkan arah pemerintahan desa yang lebih kondusif, inklusif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
#Lee_Us


