Negara Hadir dari Desa: Hukum Tua Senduk Tegaskan Kepemimpinan Responsif dalam Penanganan Musibah Kebakaran Warga

MINAHASA — Pemerintah Desa Senduk kembali menegaskan wajah pemerintahan yang responsif, humanis, dan berorientasi pada perlindungan warga. Di bawah komando kepemimpinan Hukum Tua Elvira Jeanette Andries, pemerintah desa secara cepat dan terukur mengambil langkah nyata dengan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran rumah di Desa Senduk Jaga 12, keluarga Jhon Lutam, pada Minggu, 28 Agustus 2025.

Kehadiran langsung Hukum Tua di lokasi musibah menjadi simbol kuat bahwa negara tidak absen di saat krisis, bahkan hingga ke lapisan pemerintahan paling dasar.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan manifestasi nyata dari kepemimpinan lapangan yang mengedepankan empati, kecepatan respons, dan tanggung jawab sosial pemerintahan desa terhadap warganya.

Bantuan yang disalurkan bertujuan untuk meringankan beban korban, sekaligus memastikan bahwa warga yang tertimpa musibah tidak dibiarkan menghadapi situasi darurat seorang diri. Langkah ini mencerminkan prinsip dasar tata kelola pemerintahan desa yang proaktif, solutif, dan berkeadilan sosial.

Dalam pernyataannya, Hukum Tua Elvira Jeanette Andries menegaskan bahwa Pemerintah Desa Senduk berkomitmen penuh untuk selalu hadir dan bertindak cepat dalam setiap situasi darurat yang menimpa masyarakat.

“Musibah kebakaran merupakan cobaan berat bagi keluarga korban. Pemerintah Desa Senduk hadir bukan hanya sebagai institusi administratif, tetapi sebagai pelindung dan penopang warga. Dukungan moral dan bantuan nyata ini diharapkan menjadi penguat agar keluarga korban tetap tegar dan mampu bangkit,” tegas Elvira.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, semangat gotong royong, dan kepedulian kolektif sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat di Desa Senduk, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.

Musibah kebakaran yang menimpa rumah keluarga Jhon Lutam mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan dan harta benda, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Pemerintah Desa Senduk memastikan akan terus melakukan koordinasi lintas pihak, baik dengan perangkat desa, unsur terkait, maupun masyarakat setempat guna menjamin keberlanjutan bantuan serta percepatan proses pemulihan pascakebakaran.

Langkah strategis ini sekaligus menegaskan posisi pemerintah desa sebagai garda terdepan kehadiran negara, yang tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara administrasi, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan penjamin rasa aman masyarakat, khususnya dalam situasi krisis dan kemanusiaan.

#Lee_Us

 

====***====

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *