
MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan komando kuat percepatan pemulihan pascabencana melalui penguatan tata kelola perencanaan berbasis data. Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., memimpin langsung rapat finalisasi penyampaian Laporan Hasil Jitupasna (Kajian Kebutuhan Pascabencana), Kamis (12/2/2026), di Ruang Kerja Wakil Bupati Minahasa, sebagai bagian dari konsolidasi strategis lintas perangkat daerah.
Rapat ini menjadi tahapan krusial dalam memastikan dokumen Jitupasna tersusun secara presisi sebelum disampaikan kepada pihak terkait, sekaligus menandai keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana secara sistematis dan terukur.
Seluruh data dari perangkat daerah disinkronkan guna menjamin integritas informasi, ketepatan sasaran program, serta akuntabilitas kebijakan yang akan diambil.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa dokumen Jitupasna memiliki posisi strategis sebagai blueprint kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah.

Menurutnya, kualitas data yang akurat dan terintegrasi akan menentukan efektivitas seluruh program pemulihan ke depan.
“Data yang disajikan harus benar-benar valid dan terintegrasi. Koordinasi lintas perangkat daerah sangat diperlukan agar perencanaan program pemulihan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Sarundajang.
Ia menekankan bahwa laporan Jitupasna bukan sekadar dokumen administratif, melainkan fondasi pengambilan keputusan strategis pemerintah daerah, termasuk dalam proses pengusulan dukungan pembiayaan pemerintah pusat serta penetapan arah kebijakan pembangunan pascabencana.
Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran perangkat daerah untuk bekerja secara cermat, profesional, disiplin, dan berbasis data, mengingat dokumen tersebut akan menjadi referensi utama dalam penyusunan kebijakan lintas sektor, mulai dari pemulihan infrastruktur, penguatan layanan sosial dan kesehatan, hingga pemulihan ekonomi masyarakat.
Langkah finalisasi ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam membangun sistem pemulihan pascabencana yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan, guna memastikan masyarakat terdampak memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan menyeluruh.
Rapat tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala BPBD Kabupaten Minahasa, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pertanian, serta para Camat dari Kecamatan Tondano Barat, Tondano Timur, Remboken, Eris, dan Kakas.
Melalui konsolidasi ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan kepemimpinan yang responsif dan adaptif dalam menghadapi tantangan kebencanaan, sekaligus memastikan arah pembangunan daerah tetap berada pada jalur pemulihan yang kuat, berdaya tahan, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.
#Lee_Us
====***====


