
MINAHASA — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang SS, menegaskan komitmen penguatan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan saat menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun ke-31 Jemaat GMIM Efrata Sentrum Sonder, Minggu (15/2/2026).
Momentum perayaan iman ini diposisikan sebagai panggung konsolidasi nilai spiritual, sosial, dan pembangunan daerah berbasis kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Rifky Johanes Dorong, bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa, meliputi pimpinan perangkat daerah, Plt. Sekretaris DPRD, Kabag Kerja Sama, Camat Sonder, hingga unsur Forkopimka Kecamatan Sonder.
Kehadiran lintas unsur pemerintahan ini mencerminkan soliditas dukungan institusional terhadap penguatan kehidupan kerohanian masyarakat.
Ibadah syukur dipimpin oleh Pelaksana Tugas Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa), Adolf Wenas.
Dalam khotbahnya, ia menekankan urgensi menjaga kesatuan, memperkuat iman, serta meningkatkan kualitas pelayanan jemaat sebagai fondasi ketahanan sosial masyarakat.
Kehadiran Wakil Bupati yang akrab disapa VaSung dinilai sebagai simbol nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap peran gereja sebagai mitra strategis pembangunan.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas perjalanan pelayanan lebih dari tiga dekade jemaat.
“Kiranya di usia ke-31 tahun ini, Jemaat GMIM Efrata Sentrum Sonder semakin solid dalam persekutuan, setia dalam pelayanan, dan terus menjadi berkat bagi masyarakat serta daerah.”
Lebih jauh, Wakil Bupati menegaskan bahwa sinergi pemerintah dan gereja merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat kerukunan, serta menumbuhkan nilai spiritual sebagai landasan pembangunan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan karakter, moral, dan solidaritas sosial masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Minahasa, lanjutnya, terus mendorong kemitraan aktif dengan seluruh elemen gereja dalam: menjaga harmoni dan toleransi sosial, memperkuat ketahanan spiritual masyarakat serta mendorong pembangunan daerah berbasis nilai kebersamaan.

Ibadah syukur berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat, menandai tonggak perjalanan pelayanan Jemaat GMIM Efrata Sentrum Sonder dalam membangun kehidupan bergereja dan bermasyarakat di wilayah Sonder dan sekitarnya.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi Gereja dan Pemerintah tetap menjadi poros strategis dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat fondasi pembangunan Kabupaten Minahasa ke depan.
#Lee_Us
====***====


