Kepemimpinan Kolektif RD–Vasung: Forkopimda Jadi Benteng Stabilitas Minahasa

MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah komando Bupati Robby Dondokambey, S.Si, MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundaj (RD–Vasung) kembali menegaskan kepemimpinan kolektif yang tegas, terukur, dan berorientasi stabilitas melalui Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa, yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Jumat (19/12/2025).

Rapat Forkopimda ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis konsolidasi kekuasaan pemerintahan lintas sektor, yang menjadi instrumen utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah menjelang momentum krusial Hari Raya Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026.

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Drs. Robby Longkutoy, MM, Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, serta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Minahasa.

Kehadiran lengkap para pemangku kepentingan ini mencerminkan soliditas institusional dan kesamaan visi dalam mengawal stabilitas pemerintahan serta menjamin rasa aman bagi masyarakat.

Turut mendampingi, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala BPBD, serta jajaran pimpinan perangkat daerah strategis, antara lain Kadis Kominfo, Kadis Perdagangan, Kadis Pertanian, Kadis Perhubungan, Kadis Kesehatan, Kabag Tapem, Kabag Umum, Kabag Prokopim, serta Camat Kombi dan Camat Lembean Timur.

Komposisi ini menegaskan bahwa agenda Forkopimda berada pada level pengambilan keputusan strategis pemerintahan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa Forkopimda adalah poros koordinasi pemerintahan daerah, tempat menyatunya visi, kebijakan, dan langkah taktis lintas sektor dalam menjawab dinamika sosial, ekonomi, dan keamanan daerah.

“Forkopimda merupakan pilar utama tata kelola pemerintahan.
Di sinilah sinergi dibangun, keputusan disatukan, dan kebijakan diarahkan secara kolektif demi menjaga stabilitas daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Minahasa,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa kepemimpinan daerah di era saat ini menuntut kecepatan respons, ketepatan kebijakan, dan soliditas aparatur, terutama dalam menghadapi situasi strategis menjelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun.

Sejumlah isu krusial menjadi fokus pembahasan Forkopimda, meliputi keamanan dan ketertiban masyarakat, stabilitas pemerintahan, dinamika sosial kemasyarakatan, hingga ketahanan ekonomi daerah.

Perhatian khusus diberikan pada pengamanan Natal dan Tahun Baru, termasuk kesiapan aparat, kelancaran arus transportasi, serta kenyamanan masyarakat.

Agenda rapat juga mencakup pembahasan ketersediaan bahan pokok, gas LPG, dan bahan bakar minyak (BBM) sebagai langkah preventif pengendalian inflasi dan gejolak harga.

Selain itu, Forkopimda membahas antisipasi cuaca ekstrem dan potensi bencana, penyelesaian persoalan di Desa Kolongan Jaga VI Kecamatan Kombi, serta dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) agar berjalan aman, demokratis, dan bermartabat.

Bupati menegaskan bahwa seluruh hasil rapat harus ditindaklanjuti dalam bentuk langkah konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi catatan administratif.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama Forkopimda di bawah kepemimpinan RD–Vasung meneguhkan komitmen kuat untuk menghadirkan negara di tengah masyarakat, menjaga stabilitas daerah, serta memastikan seluruh warga Minahasa menyambut Natal dan Tahun Baru dalam suasana aman, tertib, damai, dan penuh kepastian pemerintahan.

#Lee_Us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *