RD–VaSung Menjaga Mercusuar Demokrasi, Pilhut Serentak Minahasa Berlayar Aman

MINAHASA – Kepemimpinan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP. (RD) dan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S. (VaSung) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga marwah demokrasi serta stabilitas pemerintahan hingga ke tingkat desa. Melalui monitoring langsung pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak Tahun 2026, Rabu (17/6/2026), duet kepemimpinan RD–VaSung memastikan seluruh proses demokrasi berjalan sesuai koridor hukum, aman, tertib, transparan, dan berintegritas.

Kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati di tengah masyarakat menjadi simbol nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa tidak hanya bertindak sebagai regulator, tetapi juga hadir sebagai pengawal demokrasi yang memastikan setiap hak konstitusional warga terlindungi dan setiap tahapan pemilihan berlangsung secara jujur, adil, serta bermartabat.

Monitoring dipusatkan di Desa Kiawa Dua, Kecamatan Kawangkoan Utara, dan Desa Kanonang Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat, dua wilayah yang menjadi representasi pelaksanaan pesta demokrasi desa di Kabupaten Minahasa. Dalam kunjungan tersebut, RD–VaSung meninjau langsung proses pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), berdialog dengan penyelenggara, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta warga yang menggunakan hak pilihnya.

Turut mendampingi dalam agenda strategis tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., bersama jajaran pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kehadiran unsur pemerintah daerah secara lengkap menjadi cerminan keseriusan Pemkab Minahasa dalam memastikan seluruh proses Pilhut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Momentum monitoring tersebut juga mendapat perhatian dari unsur penegakan hukum dan lembaga representatif desa. Hadir dalam kegiatan itu Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Heri Yudi Anti, SH., MH., serta Ketua DPD ABPEDNAS yang juga Anggota DPD RI Ir. Stefanus B.A.N. Liow, M.AP., yang turut melakukan pemantauan terhadap jalannya proses demokrasi di tingkat akar rumput.

Dalam pelaksanaannya, monitoring dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berlangsung sesuai regulasi, menjunjung tinggi asas transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Minahasa juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan penyelenggara pemilihan, aparat keamanan, unsur kejaksaan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memastikan stabilitas sosial dan keamanan wilayah tetap terjaga selama pelaksanaan Pilhut Serentak.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun tata kelola demokrasi yang berkualitas, sekaligus menjaga agar kontestasi politik di tingkat desa tetap berlangsung dalam bingkai persatuan, persaudaraan, dan semangat pembangunan.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dengan hadir menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab serta turut menjaga suasana yang aman dan damai.

“Kami berharap seluruh proses Pilhut Serentak dapat berjalan dengan baik hingga selesai, dan masyarakat tetap menjaga persatuan serta menghormati hasil yang nantinya ditetapkan,” ujar Bupati. 

Menurut Bupati, Pilhut bukan sekadar agenda rutin pergantian kepemimpinan desa, melainkan instrumen strategis dalam memperkuat fondasi pemerintahan desa yang demokratis, partisipatif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di tingkat desa sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Karena itu, proses demokrasi yang sehat menjadi prasyarat utama untuk melahirkan pemimpin desa yang memiliki legitimasi kuat dan kapasitas dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial selama maupun setelah pelaksanaan Pilhut berlangsung.

Menurutnya, demokrasi yang sukses tidak hanya diukur dari tingginya partisipasi pemilih atau lancarnya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan stabilitas sosial setelah hasil pemilihan ditetapkan.

VaSung mengajak seluruh masyarakat, baik pendukung maupun calon yang berkompetisi, untuk menjadikan Pilhut sebagai sarana memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam membangun desa.

“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, tetapi persatuan adalah fondasi utama pembangunan. Karena itu mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan kebersamaan demi kemajuan desa dan daerah yang kita cintai,” tegasnya. 

Pelaksanaan Pilhut Serentak Tahun 2026 yang berlangsung di 129 desa se-Kabupaten Minahasa menjadi salah satu agenda demokrasi terbesar di daerah tersebut. Pilhut tidak hanya menjadi ruang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk melahirkan figur-figur pemimpin desa yang visioner, inovatif, dan mampu menggerakkan potensi lokal secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap para Hukum Tua yang terpilih nantinya mampu menjadi lokomotif pembangunan desa, memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pemberdayaan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Dalam perspektif pembangunan daerah, keberhasilan Pilhut Serentak 2026 merupakan bagian dari upaya memperkokoh arsitektur pemerintahan dari tingkat paling bawah. Desa yang kuat diyakini akan menjadi fondasi bagi lahirnya daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Monitoring langsung yang dilakukan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang menjadi penegasan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa hadir secara aktif dalam setiap momentum strategis daerah. Kehadiran tersebut sekaligus menunjukkan komitmen kepemimpinan RD–VaSung dalam menjaga stabilitas pemerintahan, mengawal proses demokrasi, serta memastikan pembangunan daerah berjalan di atas fondasi legitimasi rakyat yang kuat.

Di tengah dinamika kontestasi politik desa, duet kepemimpinan RD–VaSung tampil sebagai penjaga keseimbangan demokrasi, pengawal persatuan masyarakat, dan motor penggerak tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan publik.

Dengan pelaksanaan Pilhut yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Minahasa kembali menunjukkan bahwa demokrasi desa bukan sekadar proses elektoral, melainkan sebuah “kawah candradimuka kepemimpinan” yang akan melahirkan generasi baru pemimpin desa untuk memperkuat akselerasi pembangunan, memperluas kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan visi besar Minahasa yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

#Lee_Us

 

====***====

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *